Copyright © 2021. Sekolah Al-Izhar Pondok Labu

Visi dan Misi

Kami menginginkan sekolah yang melahirkan kader pemimpin dan intelektual islam dengan wawasan luas.”

H. Bustanil Arifin, S.H.
Pendiri Sekolah Al-Izhar

Pengembangan murid Perguruan Islam Al-Izhar Pondok Labu sebaiknya didasarkan pada berbagai aspek, baik keimanan, pengetahuan, keterampilan, maupun pembangunan konsep diri. Dengan kata lain pengembangan diri secara utuh.”

Hj. R.A Suhardani B Arifin
Pendiri Sekolah Al-Izhar

Visi

Menjadi pusat pendidikan yang menumbuhkembangkan Intelektual Islam berwawasan luas.

MISI

  • Menyelenggarakan pendidikan umum berlandaskan kurikulum nasional yang menyiapkan siswa menjadi warga dunia.
  • Menumbuhkembangkan keimanan melalui nilai-nilai kejujuran, saling menghargai, rendah hati, empati, berani, berjiwa kepemimpinan, dan mencintai Indonesia.
  • Menumbuhkembangkan kemandirian dan budaya belajar yang kritis, kreatif, inovatif, dan solutif.

Nilai-Nilai

Pendidikan di Al-Izhar memiliki nilai-nilai untuk pengembangan karakter siswa agar kelak dapat berperan positif dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat.

  • Jujur
  • Menghargai
  • Berani
  • Pengasih
  • Rendah Hati
  • Nasionalis

Motto

Moto adalah kalimat, frasa, atau kata sebagai semboyan atau pedoman yang menggambarkan motivasi, semangat, dan tujuan dari suatu organisasi. Sekolah Al-Izhar memiliki 4 nilai karakter semangat dalam melakukan proses pendidikan.

Iman

Melalui pendidikan agama dan pembiasaan ibadah, siswa dibina untuk menjadi pribadi-pribadi muslim yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, melaksanakan perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya, serta tidak mempersekutukan Allah SWT.

Mandiri

Melalui penanaman nilai-nilai kehidupan yang diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari, siswa dibina untuk percaya atas kemampuan diri sendiri, bertanggung jawab atas segala tindakannya, tidak bergantung kepada orang lain, serta senantiasa memiliki konsep diri yang positif.

Kreatif

Melalui berbagai program intrakurikuler, ekstrakurikuler, maupun kokurikuler, siswa didorong untuk menciptakan sesuatu yang baru, inovatif, khas, dan unik. Disertai dengan pengembangan rasa sukses, diharapkan siswa dapat termotivasi untuk berprestasi dan merasa bangga akan kreasinya.

Nasionalis

Melalui pengenalan seni budaya, peserta didik diharapkan memahami akar budaya asalnya, peka terhadap lingkungan tempat ia tinggal, mampu menghargai kebhinekaan Indonesia dan mampu menjadi bagian dari solusi, serta bermanfaat bagi nusa bangsanya dimanapun ia berada.